SANKSI FIFA PSSI Berencana Undang FIFA Temui Presiden Jokowi

Sanksi FIFA untuk sepak bola Indonesia membuat PSSI berencana mengundang FIFA untuk menemui Presiden Joko Widodo. Solopos.com, JAKARTA — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana mengundang Federasi sepak bola dunia (FIFA) dan juga Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menemui Presiden Joko Widodo membahas sanksi FIFA kepada PSSI. Sekjen PSSI, Azwan Karim, mengatakan sedang mencari waktu yang tepat untuk mengundang FIFA dan AFC untuk membahas sanksi FIFA dengan Presiden Jokowi. “Melihat situasi saat ini, kami ingin mengundang FIFA dan AFC untuk berbicara dengan Presiden Joko Widodo. Kami tengah mencari waktu yang tepat. Kami sudah berkomunikasi dengan mereka,” kata Sekjen PSSI Azwan Karim seperti dilansir Antara Sabtu (6/6/2015). Menurut Azwan, langkah itu merupakan solusi dari PSSI terkait sanksi FIFA. “Jadi, harus ada komunikasi untuk menyelesaikan masalah. Masalahnya, komunikasinya itu yang susah. Semoga saja, keinginan ini bisa terwujud. Sepak bola Indonesia harus hidup dan berjalan kembali dengan solusi semua pihak duduk bersama,” kata Azwan. Sebagaimana diberitakan Solopos.com sebelumnya, FIFA secara resmi telah memberikan sanksi kepada PSSI karena telah melanggar statuta FIFA, pada Sabtu (30/5/2015) lalu. PSSI dianggap melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17 dengan adanya intervensi oleh pihak luar, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Badan Olahraga Profesional Indonesia. “Komite Eksekutif FIFA memutuskan Kemenpora dan BOPI telah mengintervensi Kepengurusan PSSI dan membawa PSSI melanggar Statuta FIFA pasal 13 dan 17,” jelas surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut. Dengan adanya sanksi FIFA tersebut, PSSI yang menjadi induk olahraga sepak bola Indonesia kehilangan keanggotaannya dan Timnas Indonesia dilarang mengikuti kegiatan skala internasional yang diadakan oleh FIFA dan AFC. lowongan kerja lowongan kerja Perusahaan distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos