Pusamania Tak Gentar Datangi Markas Bhayangkara

SIDOARJO – Bhayangkara FC ciptakan kejutan di pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC). Tampil di markas Sriwijaya FC, 2 Oktober 2016 lalu, Bhayangkara menang telak empat gol tanpa balas. Di pekan ke-22, tim asuhan Ibnu Grahan dijadwalkan menjamu Pusamania Borneo FC (PBFC). Bentrokan kedua tim bakal digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (7/10/2016). “Mereka tim bagus. Apalagi mereka baru saja menang besar di kandang Sriwijaya FC. Tentu kami harus waspada. Saya sudah mengingatkan para pemain tentang hal itu saat proses evaluasi di dalam kelas,” ujar Dragan Djukanovic, pelatih PBFC. Kubu Pesut Etam sendiri meraih hasil yang kurang bagus di pertandingan akhir pekan lalu. Menjamu Madura United FC di Stadion Segiri Samarinda, PBFC dipaksa imbang 1-1. Hasil tersebut menodai deretan dua kemenangan yang mereka raih di laga sebelumnya. Meski demikian, Dragan yakin tim didikannya dapat memperbaiki performa di markas Bhayangkara. Walaupun ditinggalkan Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandry yang sedang memenuhi panggilan Timnas Indonesia, Dragan optimistis timnya mampu amankan tiga poin di kandang Bhayangkara. “Saya optimistis kami mampu meraih kemenangan kendati tanpa Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandry. Saya yakin pemain yang akan menggantikan mereka akan menampilkan performa terbaiknya,” tegas pelatih asal Montenegro tersebut. Selain dua nama tadi, PBFC juga tak bisa mengandalkan Edilson Tavarez. Pemain berpaspor Brazil itu harus menepi untuk memulihkan cedera di bagian betis. “Dia merasa tegang sedikit pada otot gastrocnemius (betis). Hasil pemeriksaan saya sejauh ini, dia diagnosa DOMS (Delay onset muscle soreness) yaitu tertahannya otot,” kata Fisioterapis PBFC, Lutfi Nanda yang dikutip dari situs klub. “Otot betisnya terus menerus tegang dan terlambat melakukan recovery factor. Ini bukan didapatkan dari kontak fisik melainkan karena terlalu banyak digunakan secara berlebihan,” pungkasnya. ( bep ) dibaca 3.127x

Sumber: Sindonews