Polisi Dalami Motif Dugaan Kasus Perampokan di Pondok Indah

Jakarta – Penyidik masih mengkonstruksikan latar belakang atau motif dugaan kasus perampokan dan penyekapan, di sebuah rumah di Jalan Bukit Hijau IX Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. “Motif masih dikonstruksi karena ada yang belum tertangkap. Masih ada tiga tersangka yang kabur. Tersangka AJS masih tertutup dibanding tersangka S. Kami perlu klarifikasi masih ada yang buron. Kita harap tertangkap yang tiga orang ini sehingga bisa buka misteri. Khususnya H-1 mereka sempat meeting, kita harus ungkap ini motifnya apa,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, Selasa (6/9). Ihwal apakah ada masalah pribadi, Awi menyampaikan, belum diketahui karena korban mengaku tidak kenal dengan pelaku. “Korban kan katakan tidak kenal, ternyata tersangka mengaku pernah mengawal terakhir bulan April 2016. Nanti kita kroscek lagi dari kepala sekuriti apa yang terjadi antara mereka berdua. Ini yang harus didalami. Nanti akan dilakukan pemeriksaan tambahan terhadap bapak Asep Sulaiman. Semua harus kita buktikan dari pemeriksaan, saksi lain, dari surat, dan dari petunjuk,” ungkapnya. Sementara itu, penyidik masih mendalami asal senjata api yang digunakan pelaku. Ada informasi senjata itu didapat dari oknum aparat. “Kami masih dalami. Kita memang sudah dapat info itu, karenanya kita terus dalami. Yang kita perlukan pembuktiannya. Kita belum bisa sampaikan dari mana senjatanya, masih perlu pendalaman,” tandasnya. Bayu Marhaenjati/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu