Pembekuan PSSI Resmi Dicabut, Ini Harapan Menpora untuk Sepak Bola Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membacakan pengumuman penting terkait pencabutan pembekuan PSSI, Rabu 11 Mei siang WIB. Akan tetapi, menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku, pemerintah akan tetap mengawasi setiap gerak-gerik persebakbolaan nasional. Pengumuman bahwa sanksi PSSI dicabut sudah diumumkan kemarin, Selasa 10 Mei. Hari ini, Imam kembali menegaskan bahwa pencabutan resmi dicabut dan sudah ditandatangani serta dikirim ke FIFA untuk segera ada tindak lanjutnya. Baca juga Erick Gerets Latih Timnas Indonesia? Ini Jawaban PSSI Terkait Jatah di Kompetisi Asia, Surat Permohonan PSSI Ditolak AFC PSSI Berencana Rekrut Tenaga Kerja Asing Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart “Pemerintah sesegera mungkin mencabut keputusan yang pernah dikeluarkan terkait sanksi tidak diakui secara administratif kepada PSSI,” ujar Imam kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Jakarta pada Rabu (11/5/2016). “Kita juga menghargai surat-surat yang disampaikan oleh FIFA, baik yang langsung kepada Menpora atau kepada Mensesneg di mana salah satu isinya adalah FIFA akan mengawal perubahan sepak bola di Indonesia. Oleh karena itu, ini harus kita kawal bersama-sama dan pemerintah sangat menghargai usaha FIFA dan AFC untuk mengawal perubahan itu,” lanjutnya. “Kita menghargai sekaligus menghormati harapan, niat, dan kehendak dari pencinta sepak bola tanah air untuk segera dilakukan perubahan yang lebih baik demi tata kelola sepak bola tanah air, baik yang berasal dari masyrakat, suporter, pencinta sepak bola, media massa, maupun pemilik suara. Seperti kabar yang saya terima dari teman-teman wartawan bahwa ada 85 klub, bahkan ada 90 klub yang telah mengajukan surat kepada PSSI dan FIFA (masalah KLB).” “Semalam, saya sudah menandatangani surat (pencabutan pembekuan) ini dan kami langsung mengirimkan surat ini kepada FIFA, semoga ini menjadi perhatian penting bahwa pemerintah ingin kepercayaan ini harus kita jaga bersama-sama. Kepercayaan pemerintah kepada FIFA, lalu FIFA kepada pemerintah, FIFA juga percaya kepada PSSI, FIFA percaya kepada pemilik suara. Ini menjadi komitmen untuk dijaga bersama-sama agar perubahan tak berhenti di sini, bahkan sebaliknya harus kita kawal bersama-sama,” pungkasnya. Setelah ditandatanganinya surat pencabutan pembekuan, maka otomatis kegiatan PSSI kembali berjalan. Baik PSSI pusat, Asprov, dan semua asosiasi kabupten dan kota juga sudah bisa berjalan. (ACF)

Sumber: MetroTVNews