Kisah Ranieri Ternyata Pernah Dialami Van Gaal

Metrotvnews.com, Manchester : Claudio Ranieri saat ini menjadi sosok yang dianggap sebagai penyelamat bagi Leicester City musim 2015–2016. Tak disangka, pelatih asal Italia tersebut mampu membawa The Foxes masuk dalam persaingan gelar dengan tim-tim papan atas pada kompetisi Liga Primer Inggris musim ini. Sejauh ini, Leicester berhasil memimpin puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 76 poin hingga pekan ke-35. Dengan perolehan poin itu, mereka tinggal meraih satu kemenangan untuk mengunci gelar musim ini. Kesempatan itu bisa didapat saat melawan Manchester United pada pekan ke-36 Liga Inggris, Minggu 1 Mei. Baca juga Ibra Dukung Lindelof Merapat ke MU Mendiang Ibu Dongkrak Motivasi Willian untuk Bawa Chelsea Juara Carragher: Luiz Pantas Menjadi Pemain Chelsea Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Kisah Ranieri ini ternyata mengingatkan pelatih United Louis Van Gaal dengan kisah kesuksesannya saat melatih AZ Alkmaar pada musim 2009. Ketika itu, Van Gaal berhasil membuat Alkmaar menjadi tim kejuatan yang mampu meraih gelar Eredivisie. Van Gaal mengaku melatih tim non-unggulan lebih mudah ketimbang melatih tim besar. Ia juga menilai pembelanjaan pemain juga lebih mudah dilakukan ketika melatih tim-tim kecil. “Klub seperti AZ atau klub yang lebih kecil seperti Leicester, itu lebih mudah untuk membeli pemain. Membeli pemain tidak mudah dilakukan saat melatih klub seperti United. Anda harus mengeluarkan biaya lebih, membayar agen agar bisa merekrut pemain,” ujar Van Gaal. “Tetapi, saya mengaku performa fantastis Leicester. Saat itu, AZ juga berhasil mengalahkan klub top. Kinerja Ranieri dan para pemainnya fantastis karena para pemain tidak sepenuhnya digunakan untuk memenangkan setiap pertandingan dan mereka harus memenangkan setiap pertandingan. Mereka mampu melakukan itu. Saya percaya mereka akan juara,” tambahnya. (Soccerway) (PAT)

Sumber: MetroTVNews