KIH Hanya Ingin Pimpin 16 Alat Kelengkapan Dewan

Rimanews – Koalisi Indonesia Hebat (KIH) hanya meminta 16 kursi wakil ketua dari 48 kursi wakil ketua dan 16 kursi ketua Alat Kelengkapan Dewan (AKD). “Kalau pengisian kursi AKD dilakukan secara proporsional, maka KIH dapat enam kursi ketua dari 16 kursi ketua serta 20 kursi wakil ketua dari 48 kursi wakil ketua,” kata Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Aria Bima Kamis (23/10). Baca Juga KPK Periksa Politisi PDIP dan Demokrat Terkait Korupsi e-KTP Tiga Putri Soekarno di Pusaran Pilgub DKI PKS Tak Sepakat PDIP Dapat Satu Kursi Pimpinan DPR Politisi PDIP Sebut ISIS Bangun Basis di Filipina Selatan Langkah PDIP untuk Dapatkan 1 Pimpinan DPR Dikatakan Aria Bima, KIH menyadari, kini pengisian kursi pimpinan AKD tidak bisa secara proporsional murni. Karena, aturan perundangannya (UU No 27 tahun 2009) sudah direvisi menjadi UU No 17 tahun 2014. Karena itu, pimpinan parpol anggota KIH melakukan lobi antarfraksi agar KIH hanya mendapat 16 kursi wakil ketua AKD. Usulan yang diajukan KIH, menurut dia rasional. Dengan pertimbangan, ada 11 komisi serta lima AKD, yakni Badan Legislasi DPR, sehingga KIH hanya meminta 16 kursi wakil ketua. “Dari hasil lobi-lobi, KMP (koalisi merah putih), hanya menawarkan enam kursi wakil ketua untuk KIH,” ungkap dia. Aria menambahkan, permintaan 16 kursi wakil ketuanya jumlah yang minimalis. Sehingga, dalam setiap komisi dan AKD, ada perwakilan dari KIH. Tapi, jika cuma enam kursi, tidak mewakil komisi dan AKD yang ada. “Bagi saya, kalau cuma enam, lebih baik tidak usah semua,” katanya.[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : alat kelengkapan dewan , Koalisi Indonesia Hebat , Koalisi Merah Putih , PDIP , politik , Nasional

Sumber: RimaNews