PSSI Resmi Cabut Sanksi Sepakbola Gajah

Pencabutan sanksi tersebut menjadi hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada 10 Januari 2017 melalui Surat Keputusan bernomor 021/KEP/PK-PSSI/I/2017.
Dari 50 terhukum, PSSI mengampuni 23 orang di antaranya dan memperbolehkan mereka kembali beraktivitas di persepakbolaan nasional, termasuk orang-orang yang sebelumnya diganjar skorsing seumur hidup.
Dari PSS Sleman, ada 23 orang yang mendapatkan ampunan, yaitu Herry Kiswanto, Edi Broto, Herwin Sirajudin, Anang Hadi, Mudah Yulianto, Eko Setiawan, Ridwan Awaludin, Moniaga Bagus, Wahyu Gunawan, dan Marwan Muhammad.
Sedangkan dari PSIS Semarang ada 13 orang yang diampuni antara lain Eko Riyadi, Setiawan Londo, Budi Cipto, Vidi Hasiholan, Syahrul Anam, Eli Nasoka, Taufik Hidayat, Andi Rohmad, Frangky, Sunar Sulaiman, Saptono, Ronald Fagundez, dan Julio Alcorse.
Keputusan tersebut sebenarnya cukup mengejutkan karena PSSI sebelumnya telah menjatuhkan sanksi berat, bahkan hingga skorsing seumur hidup, kepada mereka yang terbukti terlibat dalam laga memalukan sepakbola gajah antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang.
Praktik sepakbola gajah terjadi pada laga penutup babak 8 besar Divisi Utama 2014 antara PSS vs PSIS. Lima gol di pertandingan tersebut terjadi lewat gol bunuh diri yang berakhir dengan kemenangan PSS Sleman 3-2. Kedua tim sama-sama ogah menang untuk menghindari pertemuan dengan Pusamania Borneo FC di semifinal.

onestopnaturalremedyshop.com bandar judi bola terbesar di bidangnya hanya disini Sumber: Sidomi