Cerita Bonek Bertahan Hidup di Jakarta

VIVA.co.id – Ribuan suporter Persebaya Surabaya datang ke Jakarta. Suporter yang akrab disapa Bondo Nekat (bonek) ini datang dari berbagai wilayah di Pulau Jawa. Kebanyakan dari mereka datang dengan biaya yang seadanya atau pas-pasan. Bahkan, mereka makan nasi bungkus dari polisi dengan beramai-ramai sore tadi. Satu nasi bungkus dimakan bareng-bareng. “Kita dikasih makan juga udah bersyukur mas. Yang penting perut kita bisa terisi, karena sudah biasa juga kita seperti ini,” kata salah seorang Bonek, Rohman. Sebelumnya, mereka juga sempat membeli makanan di warung-warung yang ada di sekitar stadion. Namun, karena terbatasnya dana, mereka hanya membeli seadanya dan patungan. Bahkan beberapa tidak memiliki uang sama sekali dan nekat minta makan gratis ke pemilik warung. “Ya patungan aja mas, yang penting makan udah syukur. Kita enggak macam-macam kok. Kalau terpaksa, ya minta, gak nyolong atau maksa,” ujar Bonek dari Tanjung Perak Surabaya, Fajar. Diketahui, mereka datang ke Jakarta untuk memperjuangkan klub kesayangannya, yaitu Persebaya 1927. Menurut mereka, Persebaya tidak diikutsertakan dalam sejumlah kompetisi belakangan ini, karena dianggap tidak mampu memenuhi persyaratan sebagai klub sepakbola profesional. Karena hal tersebut, klub yang identik dengan warna hijau ini harus vakum dan digantikan oleh Surabaya United, atau yang sekarang berganti nama menjadi Bhayangkara Surabaya United.

Sumber: VivaNews