Tingginya Angka Kriminalitas di Pontianak Bikin Panik Ka-Resort: “Tembak Saja”!

PONTIANAK, RIMANEWS – Tingginya angka kriminalitas di Pontianak menjadi atensi khusus bagi aparat kepolisian. Kepala Kepolisian Resort Kota Pontianak mengitruksikan untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan konvensional.Kapolresta Pontianak Kombes Pol Hariyanta menegaskan, kepada anggota Reserse Kriminal (Reskrim) untuk tidak segan menembak pelaku kejahatan, untuk melindungi masyarakat dari tindak kejahatan yang mengancam. “Kalau memang itu menyangkut keselamatan masyarakat, tembak saja, jangan segan. Terlebih jika mengancam nyawa anggota kita di lapangan,” tegasnya, belum lama ini. Ia menjelaskan, perintah tembak di tempat yang diberikan kepada seluruh anggota Reskrim, harus tetap sesuai prosedur tetap Polri, karena senjata itu diamanatkan untuk melindungi masyarakat dari setiap ancaman kejahatan menyangkut nyawa seseorang. “Protapnya sudah jelas, bahwa mengeluarkan tembakan itu diperbolehkan anggota kepolisian, namun tetap sesuai prosedur, misalnya setelah memberikan tembakan peringatan, dan pelaku kejahatan tersebut tidak menyerah malah balik melawan kepolisian atau mengancam nyawa korban,” tambahnya. Hariyanta mengatakan, dalam melindungi dan mengayomi masyarakat, anggotanya di lapangan juga perlu berhati-hati, mengingat para pelaku kejahatan dalam menjalankan aksinya juga menggunakan senjata, bahkan lebih ekstrem senjata api. “Anggota jangan enggan untuk melindungi masyarakat atau melumpuhkan pelaku kejahatan dengan senjata api, karena apabila sesuai prosedur itu tidak akan jadi masalah. Senjata itu merupakan amanah, jadi dapat digunakan di setiap kondisi yang sudah ditentukan,” katanya. Jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, untuk wilayah Polresta Pontianak kembali maraknya sejumlah aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat, yakni seperti Curat, Curas dan Curanmor, di mana sebelumnya di wilayah hukum Polresta Pontianak ini tindak kejahatan tersebut sempat berkurang. “Akhir-akhir ini memang aksi kriminalitas meningkat, terutama di wilayah hukum Polsek Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, salah satu contoh dengan modus pecah kaca mobil, kemudian aksi Curat dan Curamor,” jelasnya. Menyikapi maraknya aksi kejahatan itu, dirinya langsung memanggil seluruh Kapolsek yang ada di wilayah hukumnya, pada Kamis (16/1) malam kemarin, di mana Hariyanta memberikan arahan untuk menjaga ketat wilayah hukum setiap Polsek. “Malam kemaren, seluruh Kapolsek saya kumpulkan membahas aksi kejahatan 3C, bahkan setiap minggu Kapolsek diwajibkan memberikan laporan ke Polresta, khususnya kepada saya sendiri, terkait evaluasi Kamtibmas, guna dengan cepat dilakukan penangkapan terhadap seluruh pelaku kejahatan tersebut,” katanya. Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya akan menggelar razia lebih selektif lagi khusus Polresta Pontianak dan polsek-polsek jajarannya. “Kita akan rutinkan lagi razianya, kali ini sasarannya merupakan pelaku kejahatan maupun para DPO, dan Posek juga bisa melakukan razia secara mandiri maupun bergabung bersama Polresta,” jelasnya. Senada dengan Kapolresta, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pontianak, Kompol Heni Agus Sunandar mengungkapkan, prediksi peningkatan tindak kejahatan akan terus terjadi seiring kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan antisipasi bagi dirinya sendiri. Sementara untuk mengantisipasi meningkatnya tindak kejahatan itu, kata Heni, pihaknya akan melakukan berbagai upaya, mulai dari meningkatkan kesiapan personil, persiapan sarana dan prasana berikut fungsi identifikasi, hingga penempatan anggota sesuai dengan sprin dan pengoptimalan penguasaan wilayah. “Intinya anggota selalu ada, cepat respon, kejadian bisa segera ditangani dengan cepat,” kata Heni. Menekan tindak kejahatan, merupakan antensi khusus dari pimpinan. “Ini sudah menjadi atensi khusus, bagaimana kita bisa menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman bagi warga,” jelasnya.“Tindakan tegas akan kita lakukan, tentunya dengan klasifikasi tertentu. Jika pelaku merupakan residivis, dan situasinya mendesak, karena dianggap membahayakan harta, jiwa masyarakat dan petugas polri, sesuai Perkap No.1tahun 2009 maka dilaksanakan tindakan tegas, atau tembak di tempat,” tegasnya. (Juft/RM/PP) Baca Juga Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ragam , kriminalitas , Tingginya , Kapolresta , Tembak Saja , Ragam , kriminalitas , Tingginya , Kapolresta , Tembak Saja , Ragam , kriminalitas , Tingginya , Kapolresta , Tembak Saja

Sumber: RimaNews