Bayern Munchen Mainkan Sepakbola Terbaik di Era Pep Guardiola

Bahkan, tidak sedikit yang menyebut Die Roten mengalami kemunduran kala ditangani sang pelatih berkepala plontos. Namun menurut salah satu bintang masa lalu Die Roten, Paul Breitner, di era Pep, Bayern menampilkan sepakbola paling atraktif dan indah.
Tiga tahun berlalu sejak Pep Guardiola pertama kali menangani Bayern Munchen. Bahkan sang pelatih kini sudah menangani Manchester City. Dalam tiga tahun itu, Pep membuat Die Roten mengukir rekor sebagai tim pertama Bundesliga yang meraih empat gelar juara liga beruntun. Cuma, Pep selalu sial, kandas di semifinal Liga Champions dalam tiga musim berturut-turut.
Atas dasar itulah Pep dianggap pelatih biasa. Pasalnya, Jupp Heynckes, pelatih sebelum Pep, bisa mempersembahkan trofi tertinggi di Eropa. Namun lain lagi pendapat Paul Breitner. Kepada TZ ia menyebut, Pep memberikan sepakbola terbaik, paling atraktif, dan paling indah dalam sejarah Bayern.

Saya tidak menilai dia dari yang dilakukan Bayern di Liga Champions (selalu kandas di semifinal), tetapi dari warisan yang diberikannya. Dan warisan dari Pep luar biasa. Ia meluncurkan tahap ketiga dari roket multi tahap Bayern. Tahap pertama ada Louis Van Gaal dengan memberikan filosofi berdasarkan penguasaan bola untuk klub.
Jupp (Heynckes) kemudian menambahkan tahap kedua, pergerakan pada filosofi tersebut. Tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Lalu Pep menyempurnakan segalanya dengan memberikan fleksibilitan dan kecepatan. Ia menggunakan fondasi yang diberikan oleh dua pendahulunya, lantas menyempurnakan hal demi hal.
Bayern Munchen sendiri saat ini dilatih oleh Carlo Ancelotti, pria yang memberikan gelar La Decima untuk Real Madrid.

onestopnaturalremedyshop.com data togel hongkong Sumber: Sidomi