5 Fakta Luis Enrique yang Segera Mundur dari Barcelona

Berlin, Jerman, 7 Juni 2015. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta – Luis Enrique memutuskan untuk mundur dari posisi pelatih Barcelona pada akhir musim ini. Selama tiga tahun masa kepelatihannya, ia mengumpulkan 8 trofi.Berikut sejumlah faktor terkait masa tugasnya di Barcelona.1. Merebut treble. Ia mengantar Barca merebut tiga gelar juara sekalugs (treble) pada 2014-15. Ia menjadi pelatih kedelapan dalam sejarah yang mampu melakukannya, setelah Jock Stein, Stefan Kovacs, Guus Hiddink, Alex Ferguson, Pep Guardiola, Jose Mourinho, Jupp Heynckes. Musim berikutnya ia juga mampu mepersembahkan dua gelar juara.2. Meski berprestasi, pandangan terhadapnya tak selalu positif. Ia dianggap tak konsisten menerapkan tiki-taka. Kehadiran Luis Suarez di lini depan kerap membuat tim itu terdorong untuk memakai umpan panjang dan bukannya umpan pendek yang jadi ciri khas tiki-taka.Baca:Enrique Putuskan Mundur dari Barcelona, Ini Reaksi Guardiola3. Tekanan buat pelatih berusia 46 tahun itu kian berat setelah Barcelona ditekuk oleh Paris Saint-Germain 4-0 di laga pertama babak 16 besar Liga Champions pada bulan lalu. Sejumlah pemain disebut-sebut mulai tak respek padanya.4. Musim ini Barcelona masih mungkin untuk meraih trofi. Kini Barcelona menggeser Real Madrid dari puncak klasemen, dengan keunggulan satu angka, meski Madrid masih memiliki satu laga tertunda belum dimainkan. Peluang Barca di Liga Champions juga belum benar-benar habis, meski sudah kalah 4-0. Di Copa del Rey, Barca akan tampil di final melawan Alaves pada 27 Mei.5. Sejak sebelum Enrique mundur sudah ramai dimunculkan nama-nama pelatih yang dianggap akan jadi penggantinya. Nama itu anara lain Jorge Sampaoli (Sevilla), Ernesto Valverde (Athletic Bilbao), Eusebio Sacristan (Real Sociedad), Ronald Koeman (Everton), Mauricio Pochettino (Tottenham), Arsene Wenger (Arsenal).FOOTBALL ESPANA | NURDIN

onestopnaturalremedyshop.com bandar judi bola terbesar di bidangnya hanya disini Sumber: Tempo.co